Sebuah stasiun televisi swasta nasional menayangkan kegiatan beternak lebah oleh masyarakat di daerah Jawa Timur. Di video tersebut, diceritakan bahwa sang peternak memberi makan air gula setiap malam agar lebah berstamina untuk mencari nektar di pagi hari.

Peternak tersebut bahkan mengungkapkan bahwa bermodalkan 7 kg gula/hari per kotak koloni lebah, mereka bisa memanen madu sarang 15 hari sekali sebanyak 2,5kg per kotak koloni. Dengan harga madu sarangRp. 500.000/kg, si peternak bisa mendulang omzet puluhan juta per bulan!

Fakta ini cukup mengejutkan. Kami sempat menduga bahwa madu sarang yang beredar adalah produk impor, mengingat di Indonesia kita sedang mengalami krisis tanaman pakan lebah. Ternyata liputan TV tersebut telah mengungkapkan apa yang sesungguhnya terjadi.

Apa yang disiarkan dalam video ini seolah-olah memberi wawasan kepada masyarakat umum, bahwa seluruh peternak lebah melakukan hal yang sama, yaitu memberi air gula sebelum lebah terbang untuk mencari nektar. Padahal tidak begitu seharusnya. Dan memanen madu yang berasal dari air gula, apalagi dengan tujuan untuk diperjualbelikan tidaklah diperkenankan.

Dengan terbatasnya tanaman sumber pakan lebah saat ini, peternakan lebah kami memang belum bisa menghasilkan madu sarang setiap saat. Baca lagi informasinya di sini. Lebih baik kami mempertahankan kemurnian sumber madu lebah kami daripada berpacu mengeruk keuntungan dengan memanen madu dari pakan gula, meskipun itu berarti potensi keuntungan dari penjualan madu sarang terlewatkan.

Esensi kegiatan peternakan lebah adalah menjaga keseimbangan ekosistem. Misi awal kegiatan peternakan lebah Bina Apiari bertujuan untuk memberi sarana kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat desa yang hidup di sekitar hutan, agar hutan tidak dijarah secara liar.

Hasil dari kegiatan beternak lebah bisa meningkatkan taraf ekonomi dan kesehatan masyarakat. Di sisi lain, masyarakat juga diajarkan untuk memelihara kelestarian alam agar lebah bisa mendapatkan pakan sehingga menghasilkan madu dan produk-produk yang bermanfaat untuk manusia. Jadi beternak lebah tidak semata-mata demi mendapatkan keuntungan material.

 

 

  Kembali ke halaman berita utama

Arsip