Lokasi yang tampak hijau dan ditumbuhi banyak tanaman berbunga belum tentu prospektif untuk menghasilkan madu.


Ada 9 jenis lebah madu (genus Apis) di dunia ini. Sebanyak 7 jenis di antaranya hidup di Indonesia. Lebah yang menghasilkan banyak madu sampai bisa dipanen oleh manusia berjenis Apis dorsata (lebah hutan), Apis mellifera (lebah unggul yg habitat aslinya di Eropa) dan Apis cerana (lebah asli Asia). Tetapi hasil Apis cerana tidak sebanyak dua spesies yang lain.


Bina Apiari membudidayakan Apis mellifera sejak 1980. Lebah jenis ini membutuhkan nektar (cairan manis) tanaman dengan tingkat kemanisan tertentu, sebagai bahan baku madu. Jika tidak mendapatkannya, maka mereka rentan sakit dan mati.


Sampai saat ini, Apis mellifera hanya bertahan dibudidayakan di Pulau Jawa, dengan jenis tanaman penghasil madu yang dominan yaitu kapuk randu, karet, kopi, rambutan, sonokeling, kaliandra. Madu lengkeng sudah mulai jarang ditemui karena tanaman lengkeng diberi pupuk booster, sehingga masa pembungaannya tidak seragam dan menyulitkan lebah mendapatkan madu.


Masing-masing tanaman tersebut mengeluarkan nektar pada masa yang berbeda, sehingga peternak lebah Apis mellifera harus meng-angon atau membawa kotak2 koloni lebahnya ke lokasi2 kebun tersebut.


Saat ini peternakan lebah Bina Apiari menghasilkan madu Kapuk, Multiflora (dominan nektar karet), Kopi dan Executive (Sonokeling).

  Kembali ke halaman berita utama

Arsip