Tidak Selalu …

Madu murni bisa berbusa saat disimpan karena reaksi enzim,/strong> di dalam madu asli menghasilkan gas, sehingga ketika tutup botol dibuka, kadang terdengar letupan kecil.Reaksi enzim ini bisa meningkat jika kadar air madu murni tinggi (encer), mengandung banyak pollen dan partikel lain (propolis, partikel lilin lebah, ragi madu, dll), mengalami guncangan selama pengiriman madu asli tersebut.

Jika madu murni sangat encer, maka selama penyimpanan bisa terjadi fermentasi lanjutan yang menghasilkan alkohol. Dengan demikian madu sudah tidak baik untuk diminum.

Idealnya madu dipanen saat sudah matang. Indikasinya adalah sel madu sudah tertutup lilin lebah seperti foto. Madu yang matang memiliki kadar air sekitar 20-22%. Kekentalan ini cukup ideal untuk penyimpanan. Biasanya madu tersebut tidak terlalu berbusa, apalagi jika sudah disaring. Untuk itulah maka Peternakan lebah bina apiari menjaga agar hasil panen madu murni bina apiari selalu baik, karena selalu memanen sarang lebah yang sudah matang.