Apakah Bayi Tidak Boleh Konsumsi Madu?

Sebaiknya Makanan Selain ASI diberikan Setelah Bayi Berumur Enam Bulan


Bayi disarankan hanya mengonsumsi ASI sampai usia 6 bulan. Setelah itu, pencernaan bayi sudah sempurna, boleh mulai diperkenalkan dengan MPASI (makanan pendamping ASI), seperti buah-buahan, bubur dan biskuit bayi.Penambahan madu dalam MPASI juga sudah bisa dilakukan saat bayi berusia 6 bulan.

Potensi adanya Spora Bakteri Clostridium Botulinum

Hal ini terkait dengan potensi adanya spora bakteri Clostridium botulinum yang mungkin terdapat pada madu, terutama raw honey (madu mentah).

Madu adalah bahan pangan yang lebih bermanfaat dikonsumsi dalam keadaan segar/mentah, tanpa pemasakan, seperti buah-buahan dan beberapa jenis sayuran.

Madu mentah masih mengandung enzim aktif dan berbagai kandungan nutrisi yang utuh dibandingkan dengan madu yang telah mengalami pemanasan dan berbagai proses pengolahan.

Bakteri Clostridium Botulinum Tidak Berbahaya

Resiko kontaminasi spora bakteri C. botulinum tidak hanya terjadi pada madu, melainkan juga pada semua bahan pangan yang tidak dimasak dan mengalami kontak dengan udara, air dan tanah/debu.

Spora bakteri ini tidak membahayakan orang dewasa, tetapi pencernaan bayi di bawah 6 bulan yang belum sempurna membuat spora ini masih bisa hidup di dalamnya dan menimbulkan keracunan.

WHO menyarankan agar tidak memberikan madu sampai dengan bayi berusia 1 tahun, untuk memastikan agar pencernaannya benar-benar sempurna.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *