Lebah madu menghisap nektar, bersamaan dengan mengumpulkan Pollen (serbuk sari). Lebah juga mengumpulkan getah yang dihasilkan tanaman di pucuk-pucuk daun muda atau batang muda.

Nektar itu apa?
Pernahkah anda mencoba menghisap cairan manis dari bunga Soka atau bunga Sepatu? Itu contoh nektar bunga. Nektar adalah cairan manis yang dihasilkan oleh tanaman melalui bunga atau pangkal daun. Lebah mengisapnya sebagai bahan baku madu murni.

Bagaimana nektar bisa berubah menjadi madu?
Setelah diisap lebah, nektar masuk ke rongga mulut lebah lalu ke dalam perutnya, mengalami proses pencampuran dengan enzim-enzim pencernaan (proses enzimatik). Lebah mengisap nektar dari beberapa sumber tanaman, kemudian kembali ke sarang. Di dalam sarang, nektar yang sudah diolah di perut lebah tadi menjadi madu, dikeluarkan melalui mulutnya, lalu ditempatkan di dalam sel-sel sarang yang telah dilapisi propolis supaya steril.

Madu di dalam sarang di”matang”kan oleh lebah dengan cara memindah-mindahkan madu dari satu sel ke sel lain, sambil dikipasi menggunakan sayapnya. Setelah sekitar tujuh sampai delapan hari, madu sudah mencapai kekentalan tertentu, sel-sel berisi madu ditutup dengan lilin lebah. Hari ke sepuluh sampai duabelas, madu murni mulai bisa dipanen atau diambil dan di konsumsi. Nektar tanpa proses enzimatik di perut lebah tidak bisa disebut madu.