Tag Archives: Higroskopis

3 SIFAT DASAR MADU

Madu Sebagai Antioksidant
Madu murni meliliki sifat alami sebagai antioksidan yang dapat menghancurkan bahan kimia biologis yang merusak sel sehat serta terbukti dapat melawan penyebab berbagai macam penyakit. Bukan hanya sebagai antioksidan madu juga sebagai pemasok besar pemenuhan gizi untuk pertumbuhan jaringan baru. Sehingga karena sifat alami madu ini yang berperan dalam dunia kecantikan karena madu mampu mangatasi efek buruk yang di alami oleh kulit yang terkena sinar uv, serta madu melembabkan kulit dan meremajakan kulit. Jadi jangan heran kalau banyak produk kecantikan kulit bahkan rambut yang menjadikan madu sebagai bahan dasar dalam pembuatan kosmetik.

Madu Sebagai Higroskopis
Madu sebagai higroskopis artinya adalah Madu murni mempunyai sifat alami yang mampu menyerap kelembapan dari udara. Untuk itu ketika kulit kita terluka, madu dapat menghambat tumbuhnya jaringan parut pada daerah luka dengan menjaga kelembapan kulit, mengapa bisa menjaga kelembapan ? ya itu tadi karena sifat alami madu sebagai higroskopis sehingga di alam terbuka madu mengingkat udara sehingga dapat menjaga kelembapan kulit. setelah mencegah jaringan parut pada area luka, madu juga mempercepat tumbuhnya jaringan baru pada area luka. Disamping itu madu juga mempunyai sifat anti bakteri sehingga dapat berperan sebagai antiseptik pada luka untuk menghindari infeksi.
Dari sifat alami madu sebagai higroskopis ini maka madu sangat ideal untuk bahan dasar produk kecantikan kulit dan rambut, karena madu adalah pelembab untuk kulit dan rambut yang baik.

Madu Sebagai anti Bakteri
Ilmuan telah melihat madu sebagai anti bakteri sudah sejak awal abad 20. Hidrogen piroksida merupakan zat yang dihasilkan dari salah satu enzim yang dikandung madu. Dan inilah yang menjadi somber utama aktivitas antimikroba dari madu.
Manfaat umum madu dari sifat alaminya sebagai Anti Bakteri
1. Madu dapat digunakan untuk pertolongan pertama pada luka bakar. Selain mengusir bakteri pada kulit terbuka madu mampu melembabkan kulit serta merangsang pertumbuhan jaringan kulit baru.

2. Dapat mengobati luka pada kulit.

3. Mengobati jerawat. Madu melawan bakteri penyebab jerawat, selain itu madu mampu melembabkan kulit hal ini merangsang peremajaan kulit artinya kulit lebih mudah untuk meregenerasi sel untuk menormalkan kembali atau menyehatkan sel kulit yang rusak akibat jerawat.

pada dasarnya semua madu memiliki sifat dasar antimikroba namun madu manuka dari Selandia baru memiliki kosentrasi lebih pada antimikroba. Walaupun begitu madu alami dari Indonesia lah yang paling mudah didapat dan mempunyai sifat alami yang sama. Bina Apiari sebagai produsen selalu menjaga kwalitas madu hasil panen ternak lebah sendiri.

MADU ANDA DISEMUTI ?

Mari kita simak sedikit asal usul madu…

Madu bersumber dari Nektar, yaitu CAIRAN MANIS yg dihasilkan tanaman, yang berfungsi untuk menarik perhatian serangga penyerbuk maupun pemangsa alami hama tanaman, diantaranya lebah, kupu kupu dan semut. Lebah mengisap nektar lalu di dlm perutnya bercampur enzim-enzim pencernaan. Madu kemudian disimpan di dlm sarang dan mengalami penurunan kadar air.

Semut-Seringkali-Kita-Lihat-Di-Sekeliling-Bunga-Madu-Bina-Apiari-Indonesia-300x185 MADU ANDA DISEMUTI ?

Kupu-kupu-Hinggap-Di-Bunga-Untuk-Menghisap-Nektar-Madu-Bina-Apiari-Indonesia-300x258 MADU ANDA DISEMUTI ?

Lebah-Madu-Sedang-Menghisap-Nektar-Di-Dalam-Bunga-Madu-Bina-Apiari-Indonesia-300x200 MADU ANDA DISEMUTI ?

Madu lokal Indonesia cenderung lebih encer daripada madu dari negri-negri subtropis, seperti Australia, Eropa dan Amerika, sebab negri kita beriklim tropis dengan curah hujan tinggi. Karena madu bersifat higroskopis (menarik kelembaban/uap air), maka kadar air madu hasil panen kita berkisar 21-24%. Kadangkala malah mencapai lebih dari 25%. Bandingkan dengan madu asal negara-negara subtropis yang mencapai 19% atau lebih rendah.

Penetapan standar kadar air madu internasional sebesar 19% sesungguhnya kurang sesuai untuk madu lokal, karena kondisi iklim kita di atas. Bahkan dengan curah hujan yg cukup tinggi, alih-alih mendapat madu berkadar air rendah, kadang peternak lebah malah mengalami gagal panen. Sebab ketika hujan terus menerus turun di musim panen, lebah tidak bisa keluar sarang dan persediaan madu akan dimakan kembali.

Banyak pertanyaan : Apakah madu asli tidak disemuti ?

Seperti dikemukakan di awal, madu bersumber dari nektar yang berasa manis. Semut suka rasa manis. Maka wajar jika madu disemuti. Bahkan nasi pun, tanpa ditambah gula, bisa disemuti. Ini karena nasi mengandung pati/ karbohidrat yg juga berasa manis. Jika Anda berkesempatan melihat sarang lebah dari dekat, semut juga sering ditemukan merubungi sarang lebah.

Lalu kenapa tidak semua madu disemuti ?
Semut lebih mudah mengisap cairan yang encer. Oleh karena itu, madu yang lebih encer biasanya lebih rentan disemuti daripada madu yang kental. Tetapi karena madu mengandung sedikit propolis bawaan dari sarangnya (yang bersifat anti-hama), biasanya setelah beberapa hari, tidak ada lagi semut yang datang merubungi madu.

Madu-Disemuti-Madu-Bina-Apiari-Indonesia-264x300 MADU ANDA DISEMUTI ?

Kalau begitu, apakah semua madu yang tidak disemuti itu palsu ?

Belum tentu! Madu yang cukup kental biasanya kurang disukai semut karena mungkin sulit dihisapnya. Akan tetapi madu yang diolah di pabrik, seringkali harus tampak seragam dan stabil dalam penyimpanan. Beberapa produsen mengentalkan madu dengan pemanasan atau menggunakan bahan pengental. Jika tidak dilakukan dengan suhu yang tepat, pengentalan madu bisa menyebabkan madu kehilangan manfaat enzim dan kandungan gizinya.

Jika Anda hanya membutuhkan madu untuk memberi rasa manis pada masakan, maka tidak masalah menggunakan madu olahan. Namun, jika Anda ingin memperoleh manfaat optimal madu yang masih mengandung enzim aktif dan zat-zat gizi yang terjaga, sebaiknya pilih madu dari peternakan lebah terpercaya, yang tidak dimasak (“raw honey” atau “unprocessed honey”), seperti Madu Bina Apiari Indonesia.

Produk-produk-Madu-Bina-Apiari-Indonesia-300x180 MADU ANDA DISEMUTI ?