Bee pollen dibuat oleh lebah pekerja. Bee pollen sebenarnya merupakan sumber makanan bagi lebah, kaya akan protein yang berisi 18 jenis asam amino, lemak, vitamin B, vitamin C, vitamin D, vitamin E, betakaroten, kalsium, magnesium, dan selenium. Bee pollen juga memiliki kandungan karotenoid, flavonoid, dan fitosterol.
Bee pollen berfungsi:

1. Untuk mendetoksifikasi racun, dan bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh.
2. Melawan anemia.
3. Melawan infertilitas, impotensi.
4. Melawan kanker.
5. antivirus, antibakteri, antialergi, antiradang, antimutagenik.
6. Meningkatkan sistem imunitas karena kandungan antioksidannya dapat menonaktifkan radikal bebas di dalam tubuh.
7. Melawan efek radiasi dan polusi lingkungan.
8. Mengurangi efek tak nyaman dari terapi radiasi penderita kanker (konsumsilah bee pollen 20 g (atau sama dengan 2 sendok teh tiga kali dalam 1 hari).
9. Memberikan ekstra energi.
10. Menurunkan kolesterol darah yang berlebih.
11. Menstabilkan dan menguatkan pembuluh darahsehingga dapat menurunkan resiko penyakit kardiovaskuler.
12. Membantu menurunkan berat badan dengan memperbaiki metabolisme pembakaran lemak tubuh.

Bee pollen memiliki sifat seperti buah dan sayuran segar. Jika Anda tidak langsung mengkonsumsinya, maka simpanlah bee pollen di dalam lemari es.

Bee pollen biasanya dijual dalam bentuk serbuk halus atau butiran kecil. Mengkonsumsi bee pollen dapat dicampur dengan madu, roti, kue, susu, dan lainnya. Satu sendok makan bee pollen dapat mengganti kebutuhan buah dan sayur dalam diet sehari-hari. Konsumsi bee pollen yang dianjurkan adalah 1 hingga 2 sendok makan sehari.